MELAWAN RADIKALISME

Posted: April 29, 2011 in ALL NEWS

Radikalisme di Tanah Air yang terpapar melalui kisah-kisah Negara Islam Indonesia (NII) dan Terorisme kembali menjadi buah bibir. Kabar perekrutan anggota NII kembali muncul di Malang,Jawa Timur,Jawa Tengah,Jawa Barat,dan Jakarta.Hingga saat ini radikalisme memang sulit dihilangkan.

Harus ada upaya untuk bisa mencegah radikalisme.Radikalisme mempunyai kecenderungan untuk membenci orang dengan menghancurkan kelompok lain.Dimana semangat  tersebut tidak sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang sangat mengagngkan indahnya perbedaan.

Jadi,perlu ada upaya penanaman kembali nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat kita.Ilmu dasar keluarga adalah cara awal untuk mencegah masuknya radikalisme dalam masyarakat.pemerintah baru sebatas mengatasi aksi radikalisme saja,belum ada upaya maksimal dari pemerintah untuk mencegah radikalisme.

Perlu kiranya pemerintah lebih menanamkan nilai–nilai ke-Bhinneka Tunggal Ika-an pada jenjang SD.tren yang terjadi sekarang adalah para siswa hanya disuguhi ilmu-ilmu pengetahuan.porsi ilmu budaya dan yang menyangkut Bhinneka Tunggal Ika masih dianaktirikan.Siswa sudah dianggap pintar jika sudah menguasai ilmu berhitung dan sains yang lain.

Intinya,Radikalisme harus dilawan oleh seluruh kekuatan masyarakat.pencegahan radikalisme bisa dimulai dari keluarga dan bangku pendidikan.Apalagi cara dan aksi dari radikalisme ini sudah bermacam-macam dan ini harus dicegah sejak awa,bukan hanya diatasi.Jika tidak,akan muncul lagi kisah-kisah NII dan aksi terror yang menghantui masyarakat kita selama 10 tahun belakangan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s